spot_imgspot_img
BerandaLifestyleTembus 18 juta Pengguna, Simplus Rayakan Hari Jadi ke-5...

Tembus 18 juta Pengguna, Simplus Rayakan Hari Jadi ke-5 dengan Kampanye “Live Young with Simplus”

STORYBEAUTY.ID – Menandai lima tahun perjalanan, Simplus, merek peralatan rumah tangga modern, meluncurkan kampanye “Live Young with Simplus” yang siap menginspirasi gaya hidup praktis dan estetis.

Melalui solusi domestik yang efisien, kampanye ini bertujuan memberikan kemudahan bagi para profesional serta keluarga masa kini dalam menyelesaikan rutinitas harian yang sering kali menyita waktu, sehingga mereka dapat memiliki ruang lebih untuk berkembang dan menikmati hidup dengan kualitas optimal.

Sebagai penyedia ekosistem hunian yang fungsional, Simplus secara konsisten menggabungkan desain minimalis dengan kegunaan produk yang maksimal. Sejak didirikan di Thailand pada tahun 2021 dengan visi menjadi pilihan  utama untuk peralatan rumah tangga bagi generasi muda global, Simplus memegang teguh posisi mereknya, ‘Beautiful Life, Affordable Price’.

Komitmen tersebut dibuktikan melalui pencapaian penting di awal tahun 2026, di mana Simplus berhasil mencatatkan tonggak sejarah baru dengan melayani 18 juta keluarga di berbagai wilayah. Kesuksesan ini menegaskan bahwa kombinasi antara standar kualitas, desain yang relevan, serta harga yang kompetitif mampu menjawab kebutuhan pasar modern yang selektif.

“Menembus angka 18 juta pengguna dalam kurun waktu lima tahun di tengah persaingan industri yang luar biasa ketat adalah bukti nyata bahwa relevansi produk merupakan kunci utama. Generasi muda saat ini tidak sekadar mencari fungsi, melainkan nilai estetik dan kemudahan yang selaras dengan ritme hidup mereka yang dinamis,” ujar Jack, CEO Simplus.

Simplus
Simplus

“Melalui momentum anniversary kelima ini, kami ingin merayakan esensi ‘Live Young, Live Beautiful’ bersama masyarakat Indonesia; karena menjadi muda adalah tentang kebebasan, energi positif, serta waktu berharga yang bisa dinikmati, dan rutinitas domestik  tidak seharusnya menjadi beban,” sambung dia.

Bagi generasi muda perkotaan yang hidup di tengah pusaran budaya hustle dan tekanan mobilitas tinggi, rumah telah mengalami pergeseran fungsi yang signifikan.

Rumah bukan lagi sekadar tempat singgah, melainkan sebuah ruang pemulihan (recharge space) yang membantu menjaga kesejahteraan mental. Rutinitas domestik yang dulu dianggap sebagai beban pekerjaan rumah tangga biasa, kini mulai diredefinisi menjadi “ritual personal” yang menenangkan untuk melepas stres.

Contoh perubahan paradigma salah satunya terlihat jelas pada area dapur. Bagi masyarakat urban modern, dapur kini menjadi ruang sosial dan pusat ekspresi diri. Fenomena seperti tren menyiapkan kopi atau sarapan praktis yang estetis di pagi hari telah menjadi cara untuk membangun mood positif sebelum memulai aktivitas.

Memasak kini dipandang sebagai salah satu bentuk terapi (cooking therapy) untuk mengalihkan pikiran dari kepenatan profesional.

Transformasi serupa juga terjadi pada area komunal dan personal. Saat menghabiskan waktu sendiri (me-time) atau mengadakan kumpul santai (home gatherings), elemen seperti sirkulasi udara yang baik dan atmosfer ruang memegang peranan penting dalam menghadirkan kesegaran fisik sekaligus kepuasan visual secara instan.

Begitu pula dengan ritual perawatan diri (self-care), di mana kemudahan dan efisiensi waktu dalam menata diri menjadi kunci investasi bagi mereka yang menghargai produktivitas.

- Advertisement -

spot_imgspot_img

Worldwide News, Local News in London, Tips & Tricks

spot_img

- Advertisement -